Dialeka perubahan

PENDIDIKAN DALAM DIALEKA PERUBAHAN

GRESYE LEKATOMPESSY, S.Pd
PEMERHATI PENDIDIKAN

Pendidikan memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan, makna penting pendidikan ini telah menjadi kesepakatan dari setiap elemen masyarakat. Rasanya tidak ada yang mengingkari apalagi menolak, terhadap arti penting atau signifikasi pendidikan terhadap individu juga masyarakat. Lewat pendidikan bisa diukur maju mundurnya satu daerah. Sebuah daerah akan maju pesat dalam setiap aspek kehidupan bila didukung oleh pendidikan yang memiliki kualitas, begitu pula  sebaliknya.

Begitu banyak bukti yang memperkuat pandangan ini, daerah daerah maju memiliki sistim pendidikan yang kokoh yang melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, begitupun dengan daerah daerah yang belum mampu memiliki sistim pendidikan yang kokoh, ketika masuk ke dalam persaingan global akan tertunduk akibat keterbatasan sumber daya manusia.

Daerah kita adalah sebuah contoh yang masih berada pada kategori bawah, dengan sistim pendidikan yang belum kukuh dan berimplikasi pada rapuhnya berbagai sendi kehidupan,  misalnya begitu banyaknya lulusan yang tidak memiliki lapangan pekerjaan dan tak mampu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya, dan ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Hal seperti ini membuat para aktivis pendidikan di daerah kita tertantang untuk bisa memperbaiki berbagai elemen dalam manajemen pendidikan untuk bisa merubah sistim pendidikan, landasan dasar lewat kurikulum telah ditetapkan oleh pemerintah, tetapi kenyataannya lewat presentasi keberhasilan belum bisa diperhitungkan. Oleh sebab itu hal yang sebenarnya mendesak adalah membuat langkah strategis dan sistimatis untuk merekonstruksi sistim pendidikan di daerah kita. Dengan demikian akan terbangun sebuah pemahaman yang lebih utuh terhadap pendidikan yang sesungguhnya.

Dalam rangka rekonstruksi ada banyak hal yang dilakukan, salah satunya adalah belajar dari daerah maju yang membangun pendidikannya. Satu contoh untuk kasus ini adalah Negara Jepang. Negara yang dikenal sebagai Negara Matahari Terbit ini adalah Negara yang tergolong maju. Padahal di tahun 1945 negara tersebut hancur karena bom atom, akan tetapi dengan cepat mereka dapat bangkit dan menjadi satu Negara maju yang sangat di segani.

Salah satu keberhasilan Jepang adalah perhatiannya yang besar terhadap dunia pendidikan. Dua kota yang besar di Jepang yakni Heroshima dan Nagasaki, hancur setelah di  bom oleh sekutu pada tahun 1945, namun kaisar Jepang kala itu memerintahkan mengumpulkan guru yang masih hidup, karena keyakinannya bahwa dengan adanya guru Jepang akan mampu bangkit kembali. Guru diyakini sebagai kunci utama kesuksesan proses pendidikan dan pada akhirnya dan pada akhirnya menjadi kunci utama kemajuan dan kemunduran. Perhatian yang besar terhadap guru inilah diwujudkan dalam kerja konkret untuk memajukan dunia pendidikan.

Menjadi  seorang guru bukanlah pekerjaan yang mudah dan asal asalan, karena guru adalah kunci dalam dunia pendidikan, guru harus dipilih dalam proses  seleksi yang ketat dan kualifikasi yang tinggi, konsekwensinya tingkat kesejahteraan guru harus diperhatikan, dengan perhatian yang besar terhadap dunia pendidikan. Jepang telah melakukan revolusi besar besaran untuk mengejar ketinggalan. Sebagai hasilnya kini dunia menyaksikan Jepang sebagai salah satu Negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi  dan kemajuan yang pesat dalam setiap tingkat aspek kehidupan, karena mampu banyak melakukan terobosan kreatif yang mengagungkan.

Sejatinya makna penting pendidikan harus disadari oleh semua pihak, rasanya tidak ada yang menafikan arti dan makna pendidikan, hal ini dilandasi oleh sebuah dasar pemikiran bahwa pendidikan diyakini sebagai elemen yang sangat substansial, bagi proses transvormasi dalam skala luas baik itu transvormasi pengetahuan, transvormasi nilai, hingga transformasi sosial masyarakat. Melalui pendidikan semua bentuk transvormasi akan berjalan dalam kerangka yang lebih efektif dan efisien, sehingga diharapkan akan mencapai tujuan sebagaimana yang di harapkan. Lewat pendidikan juga akan terbangun transvormasi lain, termasuk juga transvormasi kebudayaan.

Dalam konteks kultural-sosial modern, pendidikan bukan hanya sebagai institusi untuk mentransver pengetahuan, tetapi juga sebagai institusi yang berdimensi sosial. Sebagai institusi yang berdimensi sosial pendidikan mempunyai kedudukan ganda; strategis dan kritis. Segi strategis dipahami sebagai pendidikan harus dapat memberikan informasi yang paling berharga, mengenai pegangan hidup dan masa depan di dunia, serta membantu anak didik dalam mempersiapkan kebutuhan yang esensial untuk menghadapi kebutuhan yang lebih esensial untuk menghadapi perubahan,  selain itu pendidikan memegang kendali penting dalam mempertahankan kelenggangan kehidupan masyarakat, yaitu mampu hidup konsisten menghadapi tantangan dan masalah. Sedangkan kedudukan kritis pendidikan terletak sebagai posisinya sebagai bagian dari institusi sosial. Oleh karena itu pendidikan harus melakukan langkah untuk membatasi terjadinya krititisme yang ditandai dengan berkembangnya beberapa bentuk kesenjangan antara dunia pendidikan dan kehidupan.

Realitas dunia pendidikan saat ini khususnya di daerah kita tampaknya menunjukan semakin terpisahnya antara apa yang di pelajari  di bangku sekolah dan pengalaman konkret dalam masyarakat. Lihat saja begitu banyak lulusan yang begitu  gagap ketika harus menghadapi kebutuhan yang sesungguhnya. Apa yang harus di pecahkan dalam kehidupan lebih sering tidak nyambung (match) dengan teori yang dihafal dibangku sekolah. Dengan demikian pendidikan menghasilkan output yang tidak selaras dengan dinamika kehidupan yang terus berkembang pesat. Ada kecanggungan dan dan keterpisahan yang semakin melebar antara idealitas dunia dan realitas kehidupan yang kian kompleks.

Kondisi seperti ini tentu saja membutuhkan pemikiran serius untuk memecahkannya. Pemecahanpun harus bersifat komprehensif, jika tidak maka dunia pendidikan kita akan terpuruk, bahkan signifikasi pendidikanpun akan tereduksi oleh bingkai formalitas yang kosong akan substansi. Hakekatnya campur tangan pemerintah yang penuh sangat diperlukan untuk memperbaiki kondisi ini, yani dengan sungguh sungguh dan jujur mengedepankan kualitas untuk melahirkan banyak sumber daya manusia, dan menekan keterlibatan keterlibatan oposisi dalam hal yang tak membawa untung, bahkan menetaskan kegagalan. Hal lain yang perlu didukung adalah sarana dan prasarana penunjang baik untuk proses belajar mengajar, bahkan untuk proses pekerjaan pekerjaan yang sangat substansial dengan pendidikan, sehingga dengan demikian akan nampak beberapa perubahan yang dapat mengubah pendidikan di daerah kita dalam sebuah revormasi yang positif bagi generasi kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DINAS PENDIDIKAN KOTA AMBON
MENU
Headlines: