Warisan budaya asli diberi ruang lebih

SUDAH menjadi cerita lama, seni tradisi berupaya dimotivasi berbagai khalayak. Warisan budaya asli diberi ruang lebih, yang tak hanya muncul dari kalangan seni.

Kali ini, pentas ketoprak jenaka dihelat oleh Perhimpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri ( Himpuni) yang peduli. Pergelaran itu, di sana-sini, tertata lemah. Tapi, di situ pula terhampar harap di benak.

Jumat, 23 Februari 2018 lalu di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, sekumpulan pejabat, petinggi negeri, tokoh publik, pengusaha, sampai mantan aktivis tampil satu panggung.

Lakon ketoprak canda-nya berjuluk “Geger Batavia”. Digelar dan direspons beraneka. Sebagian pewarta yang hadir mengatakan ketoprak rasa Pilkada, sementara yang lainnya menyindir sebagai ajang silaturahmi keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DINAS PENDIDIKAN KOTA AMBON
MENU
Headlines: